Sering kali saya ditanya mengenai driver-driver dari VGA, Ethernet Card (LAN), Wireless Card, Sound Card, Webcam, Modem dan lain-lain buat Window$ XP, yang bertanya di situs saya http://www.sujianto.wordpress.com/, sebetulnya ngk harus bertanya jika CD Driver kita masih tersimpan rapi dan ingat dimana kita meletakkannya, tapi yang namanya manusia sering lupa ketimbang ingatnya (termasuk saya), kalau bertanya juga kadang kurang lengkap, saya harus menanyakan kembali model dari laptopnya dan buat Operating System apa?, umumnya rekan-rekan memberikan seri laptopnya saja, semisal Sony VGN, IBM R51, Acer 4152, Toshiba L200, dll, padahal didalam seri tersebut masih ada modelnya yang kadang berbeda-beda hardwarenya.

Untuk versi driver lama akan langsung terdeteksi oleh Operating Systemnya, ada juga hardware versi lama ngk terdeteksi oleh OSnya, tapi gimana jika hardwarenya versi terbaru dari OSnya, hardware akan tidak terdeteksi, ini terjadi pada laptop model-model terbaru yang notabene sudah terinstall Windows terbaru versi Vista misalnya,  yang kemudian di install dengan OS Windows XP yang tidak disertakan di CD Drivernya, terpaksa kita download dari situs dari produk laptop yang kita beli, tapi hal ini tak semudah yang dibanyangkan, dari yang tidak supportnya Windows XP yang kita instal dengan hardware yang terbaru dari laptop, sampai tidak tersedianya driver untuk Windows XP.

Untuk mencari driver-driver buat Windows XP pada laptop kita yang tidak terdeteksi hardware yang kita perlu tau Spesifikasi dari laptop kita, minimal kita tau model dari laptop yang kita miliki. Dari fisik laptop kita dapat mengetahui model dari laptop kita, ini untuk mempermudah untuk pencarian drivernya.

ibm-type-series-R52

toshiba_type-series

sony-laptop-model

Nah dari modelnya kita bisa mengetahui apa saja hardware yang digunakan dari model laptop tersebut, sebelumnya ada software kecil yang cukup ampuh mendeteksi hardware-hardware dari laptop yaitu UnknownDevices | mirror, bisa juga dipakai pada Personal Computer (PC).

OK, sekali lagi kalau bertanya yang lengkap yah, biar saya bisa bantu dan saya nggak binggung!

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • RSS
  • Technorati

Tags:

mikrotik-logo

Awalnya MikroTik RB133C saya upgrade ke RouterOS buat mipsle yang versi 2.9.51, entah kenapa login via winbox terasa susah banget, di upgrade ke versi lebih tinggi juga nggak ngaruh, padahal versi yang lebih baru menu dan fiturnya bagus banget, tapi “apalah daya menyesal tiada guna” terpaksa di downgrade ke versi lama ke versi 2.9.46, setelah saya downgrade MikroTik Rb133C saya normal kembali (kenapa yah?).

Untuk mendowngrade memerlukan :

Tautan situs : www.mikrotik.com

Selamat mencoba

Warning! resiko dan kesalahan instalasi, upgrade, downgrade adalah tanggung jawab anda!

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • RSS
  • Technorati

Tags: , , ,

wrh54g

Petunjuk Upgrade Linksys WRH54G dengan menggunakan dd-wrt.

  1. Backup terlebih dahulu firmwarenya, sapa tau mau dibalikin lagi ke default firmware linksys lagi.
  2. Download dd-wrt image versi 24 RC7-9063 disini, mirror.
  3. Masuk ke menu page upgrade upload dd-wrt firmware yg udah kita download tadi.
  4. Pilih Upgrade silahkan tunggu beberapa detik, pastikan jangan sampai catu daya listrik mati, ini akan menyebabkan firmware kemungkinan akan corrupt (rusak).
  5. Reboot wireless.
  6. dan selesai wireless WRH54G anda sudah terinstall dengan menggunakan firmware dd-wrt.
  7. Jika terjadi error pada menu wireless dan menu NTP, reset aja wireless selama 5 detik dan firmware dd-wrt akan normal.

Tautan situs : www.dd-wrt.com, forum dd-wrt

Mas M. Eko (apa orang Indonesia yah?)

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • RSS
  • Technorati

Tags: , , , ,

Beberapa removal tool buat membasmi conficker a.k.a kido a.k.a downadup, Silahkan download pada situs aslinya, jika tidak ketemu bisa download disini.

download anti-Downadup-EN.zip
download avz4.zip
download bd_rem_tool.zip
download cfremover.zip
download ComboFix.zip
download EConfickerRemover.zip
download f-downadup.zip
download FixDwndp.zip
download k7downadupremover.zip
download KK_v3.4.6.zip
download ssconftool_10_sfx.zip
download Stinger_Coficker.zip
download SysClean-WORM_DOWNAD.zip

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • RSS
  • Technorati

Tags: , , ,

Baru tau kalau Akses Point merek D-Link DWL-700AP udah bisa dibuat mode client, padahal notabene akses point ini hanya bisa sebagai “Access Point” saja.

Akses point ini saya beli pada pertengahan tahun 2006 dan saya buat sebagai akses point saja.

Tapi pas iseng-iseng buka websitenya D-Link saya check apakah firmwarenya udah ada updatenya apa belum, ternyata udah tahun lalu sudah di update firmwarenya pada tanggal 06 Oktober 2008. Firmware ini secara umum berfungsi sebagai Operating System (OS) untuk menjalankan fungsi-fungsi Akses Point. Setelah di upgrade firmwarenya kita bisa menggunakan APnya ke mode client.

ap-dwl-g700ap-2

ap-dwl-g700ap-1


File firmwarenya dapat di download disini atau disini

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • RSS
  • Technorati

Tags: , ,

Sudah 2 minggu ini bandwidth dikampus terasa lambat dari biasanya. Selain virus terus menyebar di jaringan dan ada juga aktifitas scanning jaringan secara berlebihan. Tetapi faktor utama adalah bandwidth yang telah melebihi batas maksimum dari bandwidth yang tersedia, user pun mengakses ke salah satu situs yang notabene bukan situs yang berbau pendidikan, yah semacam situs hiburan gitulah (i don’t know).

Gimana kita dapat mengetahui user mana saja yang melahap bandwidth yang tidak bertanggung jawab seenaknya tidak mempedulikan hak-hak orang lain.

Di MikroTik ada tool bernama Torch (Realtime traffic monitor), tool ini buat mendeteksi aktifitas koneksi yang terjadi pada jaringan kita dengan mengimplementasikan tool ini di wilayah router atau bridge antara router dengan jaringan.

Tool tersebut secara umum dapat mengetahui nama protocol, asal alamat IP, tujuan alamat IP, port yang digunakan baik asal maupun tujuan port dan dapat juga mengetahui data rate dari aktifitas penggunaan bandwidth.

Cara menggunakannya dengan mengetikan baris perintah dibawah ini pada menu console MikroTik anda dan pilih interface mana yang akan anda “Torch”.

[admin@MikroTik] tool> torch ether1 protocol=any-ip port=any

Perintah diatas akan memonitor interface ether1 (sesuikan dengan interface anda) dengan seluruh ip yang ada pada jaringan dan seluruh port yang ada pada jaringan.

torch-inet-backbone

Setelah kita monitor kita akan mengetahui ip mana yang menggunakan bandwidth secara berlebihan dan port apa saja yang diakses oleh pengguna, jika tujuan ip tidak sesuai dengan ketentuan atau aturan kita bisa mem”banned” ip atau membatasi bandwidth asal atau tujuan ip pada sisi router, supaya bandwidth yang tersedia tidak habis dan bandwidth yang tersedia dapat berbagi dengan yang lain.

Semoga bermamfaat..

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • RSS
  • Technorati

Tags: , ,

Setelah dipusingkan configurasi dari Nanostation2 yang baru dipasang (maklum masih newbie) akhirnya konek juga ke Access Point (P2M), padahal jarak antara AP dengan Client hanya berkisar 500 meter, bayangkan coba jarak sedekat itu ngk konek, di ping ke Nanostationnya konek tapi di ping ke Access Pointnya timeout, padahal di access pointnya udah kedetect Nanostationnya dan statusnya pun connected. Alat yang ada di Access Point menggunakan MikroTik RB133C Lv4 dengan external antena 15dBi. Setelah cari info sana sini baru konek juga tuh wireless. Dari kegagalan kemaren ditarik kesimpulan bahwa, (ini berdasarkan pengalaman loh, jika ada yang lebih tau mohon bimbingannya), apa yang bisa disimpulkan?

  1. Jika jarak antara AP dengan Client dekat, sebaiknya atur jarak udara (distance) pada wireless sesuaikan dengan jarak antara wireless, sebaiknya menggunakan bantuan GPS (Global Positioning System) untuk mengetahui jarak antara wireless atw perkiraan saja (insting).
  2. Atur output power sesuai dengan kebutuhan jika hanya jarak wireless dekat turunkan outpot powernya.
  3. Usahakan jangan interferensi baik penggunaan SSID atw Frekuensi Chanel dengan peralatan lain.
  4. Crimping kabel UTP dengan baik dan menggunakan RJ45 yang baik pula, pengalaman saya banyak RJ45 yang beredar di pasaran cepat berkarat.
  5. Gunakan Kabel UTP yang baik juga, bila perlu menggunakan kabel STP (shielded twisted pair) yang memang dirancang buat di luar ruangan.

Gambar-gambar hasil configurasinya :

Ping ke Access Point

ns2-lpm

Antena Alignment

ns2-lpm-2

Setting pada Advanced Wireless Menu

ns2-lpm-3

Setting Link Setup Wireless Menu

ns2-lpm-4

Main Menu Status

ns2-lpm-5

Begitulah sekelumit saat masang wireless NanoStations2

Semoga berguna… :)

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • RSS
  • Technorati

Tags: , ,

Di kampus (UNSRI) saya selaku Admin (ecak-ecak) mengaktifkan server hotspot menggunakan MikroTik dengan mengaktifkan pula DHCP server di server tersebut, ini saya buat untuk menghandle pengalamatan IP supaya ada yang terkoneksi ke hotspot secara otomatis akan diberi oleh server DHCP (baca juga apa itu DHCP) nya yang dapat dipergunakan buat mengkases internet.

Apa yang menarik setelah DHCP server diaktifkan?

Begini,

mac-add-change-1

dapat dilihat diatas dengan hostname yang sama menggunakan pengalamatan MAC (Media Access Control Address) baca juga apa itu “MAC Address”.

Kenapa itu bisa terjadi, ada beberapa hal itu bisa terjadi.

  1. Laptop atau PC di install dari hasil mengcloning Operating System (OS), jadi hostname bisa sama, berdasarkan pengalaman saya jika kita ingin mengcloning sistem operasi (Window$) perangkat keras (hardware) dari yang akan kita cloning harus sama (identik), jika ini benar berarti yang punya laptop ini mempunyai merek sama, dan seri yang sama.
  2. Si penginstall Operating Sytem (OS) menggunakan nama yang sama (bad), ini berarti bisa lebih dari 1 orang memakai laptop yang berbeda dengan hostname yang sama.
  3. Menggunakan pengganti pengalamatan MAC secara perangkat lunak dengan bantuan Mac Address Change, jika ini terjadi dapat dimungkinkan kita dapat merubah alamat fisik dari Ethernet (baca juga apa itu ethernet) kita tanpa sepengetahuan admin jaringan.

Dari 3 hal diatas yang memunkinkan adalah yang ke 3, kenapa? sebab sangat mudah merubah alamat fisik dari etehrnet dengan bantuan software, tapi hal ini harus mempunyai pengetahuan akan bagaimana cara merubah alamat fisik tersebut (banyak tutorial di internet tentang hal ini) saya tidak menjelaskan bagaimana cara merubahnya, kenapa saya cenderung mengatakan yang nomer 3. berdasarkan dari data diatas dapat kita lihat,

mac-add-change-4

setelah dicari identitas dari  MAC Address Vendor (buat melihat dari mana asal alamat ethernet fisik kita) bahwa angka “12:28:19” tidak ditemukan siapa vendor yang menggunakan MAC Address tersebut, ini berarti si pengguna dengan sengaja mengganti alamat fisik dari ethernet laptop si pengguna. Standar dari pengalamatan fisik dapa dilihat di  IEEE Std 802-2001.

Merubah alamat fisik suatu komputer ini terjadi dikarenakan beberapa hal juga, antara lain:

  1. Menyembunyikan alamat fisik dari si pengguna (hostname), biasanya ini dilakukan agar aktifitas yang dilakukan oleh si pengguna apabila dilacak akan mempersulit pencarian, ini dilakukan buat melakukan aktifitas sniffing (baca juga apa itu sniffing).
  2. Agar dapat mengakses layanan internet berulang kali tanpa login, yang menghandalkan alamat fisik, seperti layanan hotspot yang menggunakan trial (percobaan) buat mengakses layanan internet yang hanya mengautentikasi alamat fisik saja.

Bagaimana tindakan yang kita lakukan apabila hal ini terjadi?

Sebetulnya kadang hal-hal tersebut terjadi dikarenakan ketidaktauan kita tentang regulasi apa itu ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) dari aspek hukum, teknologi atau penggunaanya, hal itu nantinya yang kita lakukan apakah merugikan orang lain apa tidak.

Dari sisi pengguna ini memungkinkan banyak faktor dari yang sengaja atau tidak sengaja, ini dikarenakan banyak sekali data-data internet yang dapat dijadikan bahan-bahan buat melakukan kegiatan seperti (scanning, sniffing, enumerating and gaining, etc) yang seharusnya tidak dilakukan (terutama dikampus) tapi kalau buat bahan pembelajaran atau sekedar buat mengetahui apakah jaringan atau sistem yang ada udah baik dari segi keamanannya.

Dari sisi Admin ini jelas dapat mengganggu, jika terjadi pengguna yang tanpa hak dapan masuk ke jaringan dan hal ini dapat meyebabkan hal-hal seperti pencurian data, pengkasesan internet berlebihan,  traffik internet yang terganggangu dll.

Tindakan prefentif yang dilakukan oleh Admin biasanya,

  1. Dibuat sistem dengan melakukan autentikasi (Registrasi) pada setiap komputer yang akan melakukan akses ke sistem jaringan.
  2. Pembatasan akses baik waktu dan  bandwidth ke komputer tertentu.
  3. Membuat autentikasi dengan enskripsi yang baik.
  4. Memberikan firewall untuk melindungi sistem jaringan dari aktifitas yang tidak menyenangkan.
  5. Kesadaran dari pengguna dalam hal aktifitas pengaksesan internet.

Nah trus bagaimana kita bisa mengetahui siapakah yang melakukan aktifitas yang tidak menyenangkan tersebut bisa diketahui siap orangnya?

bersambung….. (keep learn, talk less)

Thanks to God “Allah”

Thanks linux (hack me more)

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • RSS
  • Technorati

Tags: , ,

Apa jadinya ketika Anda akan mengeprint hasil pekerjaan di Canon IP1000 tiba-tiba muncul pesan Waste Ink Absorber Full, tentu saja Anda bingung. Berikut adalah Tips dan Trik untuk mereset Printer Canon IP1000 :

Reset Hardware :

Cara Pertama

1. Lepas kabel power printer dan kabel usb printer.
2. Buka penutup depan printer kemudian tekan terus tombol power.
3. Tancapkan lagi kabel power printer.
4. Tutup penutup depan printer dan kemudian lepas tombol power.

Kemudian berlanjut ke langkah berikut ini menggunakan bantuan software untuk mereset software :

1. Tancapkan kabel usb printer.
2. Hidupkan printer.
3. Eksekusi software kemudian pilih usb port printer.
4. Kemudian pilih pada EEPROM CLEAR.
5. Sediakan kertas kosong untuk test print. Lalu Klik tombol TEST PATTERN 1.

Untuk softwarenya dapat anda download di sini.

Berikut ini juga metode yang bisa anda pakai untuk mereset hardware printer canon IP1000 :

1. Lepaskan Kabel POWER.
2. Tekan dan Tahan tombol POWER.
3. Tancapkan kabel POWER.
4. Lepaskan tombol POWER
5. Nyalakan printer anda seperti biasa.
6. Kemudian lanjutkan dengan mereset dengan bantuan software (lihat cara mereset dengan bantuan software di atas).

Selamat mencoba.

Cara Kedua

Bagi yang punya CANON Pixma iP1000, pasti sering dibuat jengkel oleh trouble yang terjadi pada saat habis mengisian tinta, berikut adalah tips untuk mengatasi masalah tersebut ;

Langkah 1: Servis cara Manual (cara 1)
1. Lepas kabel POWER dan USB.
2. Buka pintu printer dan TEKAN+TAHAN tombol POWER
3. Pasang lagi kabel POWER
4. Tutup pintu printer, lepas tombol POWER.
5. Nyalakan printer seperti biasa & seharusnya sudah tidak blinking lagi

Langkah 1: Servis cara Manual (cara 2)
1. Lepas kabel POWER dan USB.
2. TEKAN+TAHAN tombol POWER
3. Pasang lagi kabel POWER
4. Lepas tombol POWER.
5. Nyalain printer seperti biasa & seharusnya sudah tidak blinking lagi

Langkah 2 : Perangkat Lunak permanen (cara 1)
1. Hubungkan kabel USB & nyalakan Printer
2. Buka “General Tools for iP1000?,
Download disini
3. Pilih USB PORT Anda
4.pada SET DESTINATION pilih : ip1000.
5. KLIK test Pattern 1 : biarin ngeprint selembar
6. KLIK test pattern 3 : biarin juga ngeprin selembar.
Kalo udah coba matikan printer, cabut semua kabel terus pasang dan nyalain kembali.

Seharusnya cara itu sudah mereset si printer, tapi entah kenapa si printer balik lagi blinking kalo kabel powernya pernah dicopot. Jadi coba cara ke-2 yaitu pake ServiceTool-nya IP1500

Langkah 2 : Perangkat Lunak Permanen (cara 2)
1. Hubungkan kabel USB & nyalakan Printer
2. Buka “General Tools for iP1500?,
download di disini
3. Pilih USB PORT Anda
4. Klik CLEAR WASTE INK COUNTER – MAIN
5. Klik CLEAR WASTE INK COUNTER – PLATEN
Seharusnya cara ini sudah bisa mereset printer & waste ink counter-nya.
kalau belum jelas bisa baca-baca di furum ini
atau untuk manual semua printer bisa lihat di sini

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • RSS
  • Technorati

Tags: , , ,

linux-kernel-panic-sji-800x600

Baru ketahuan pagi pas ngantor server NMS ku “kernel panic” ada apa nih

terpaksa di hard reset dulu

trus aku tambahin di /etc/sysctl.conf

kernel.panic=10

biar klu si kernel panik lagi auto restart sendiri servernya

belum tau kenapa si kernel panik sendiri

lagi dicari penyebabnya…????

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • RSS
  • Technorati

Tags: ,

« Older entries § Newer entries »