Buat sign/stiker Hotspot Wireless Sign!
Download file ukuran gedenya disini
Download file format PSD (coming soon)
Buat sign/stiker Hotspot Wireless Sign!
Download file ukuran gedenya disini
Download file format PSD (coming soon)
Di kampus (UNSRI) saya selaku Admin (ecak-ecak) mengaktifkan server hotspot menggunakan MikroTik dengan mengaktifkan pula DHCP server di server tersebut, ini saya buat untuk menghandle pengalamatan IP supaya ada yang terkoneksi ke hotspot secara otomatis akan diberi oleh server DHCP (baca juga apa itu DHCP) nya yang dapat dipergunakan buat mengkases internet.
Apa yang menarik setelah DHCP server diaktifkan?
Begini,
dapat dilihat diatas dengan hostname yang sama menggunakan pengalamatan MAC (Media Access Control Address) baca juga apa itu “MAC Address”.
Kenapa itu bisa terjadi, ada beberapa hal itu bisa terjadi.
Dari 3 hal diatas yang memunkinkan adalah yang ke 3, kenapa? sebab sangat mudah merubah alamat fisik dari etehrnet dengan bantuan software, tapi hal ini harus mempunyai pengetahuan akan bagaimana cara merubah alamat fisik tersebut (banyak tutorial di internet tentang hal ini) saya tidak menjelaskan bagaimana cara merubahnya, kenapa saya cenderung mengatakan yang nomer 3. berdasarkan dari data diatas dapat kita lihat,
setelah dicari identitas dari MAC Address Vendor (buat melihat dari mana asal alamat ethernet fisik kita) bahwa angka “12:28:19” tidak ditemukan siapa vendor yang menggunakan MAC Address tersebut, ini berarti si pengguna dengan sengaja mengganti alamat fisik dari ethernet laptop si pengguna. Standar dari pengalamatan fisik dapa dilihat di IEEE Std 802-2001.
Merubah alamat fisik suatu komputer ini terjadi dikarenakan beberapa hal juga, antara lain:
Bagaimana tindakan yang kita lakukan apabila hal ini terjadi?
Sebetulnya kadang hal-hal tersebut terjadi dikarenakan ketidaktauan kita tentang regulasi apa itu ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) dari aspek hukum, teknologi atau penggunaanya, hal itu nantinya yang kita lakukan apakah merugikan orang lain apa tidak.
Dari sisi pengguna ini memungkinkan banyak faktor dari yang sengaja atau tidak sengaja, ini dikarenakan banyak sekali data-data internet yang dapat dijadikan bahan-bahan buat melakukan kegiatan seperti (scanning, sniffing, enumerating and gaining, etc) yang seharusnya tidak dilakukan (terutama dikampus) tapi kalau buat bahan pembelajaran atau sekedar buat mengetahui apakah jaringan atau sistem yang ada udah baik dari segi keamanannya.
Dari sisi Admin ini jelas dapat mengganggu, jika terjadi pengguna yang tanpa hak dapan masuk ke jaringan dan hal ini dapat meyebabkan hal-hal seperti pencurian data, pengkasesan internet berlebihan, traffik internet yang terganggangu dll.
Tindakan prefentif yang dilakukan oleh Admin biasanya,
Nah trus bagaimana kita bisa mengetahui siapakah yang melakukan aktifitas yang tidak menyenangkan tersebut bisa diketahui siap orangnya?
bersambung….. (keep learn, talk less)
Thanks to God “Allah”
Thanks linux (hack me more)
Dengan bantuan software editing, akhirnya selesai juga membuat tampilan hotspot login MikroTik. Yang tadinya default bawaan mikrotiknya, dirubah dengan tampilan yang baru.
Hotspot login MikroTik default. file yang perlu di edit adalah login.html, kita perlu login ke MikroTik server dengan ssh dan download file login.html, saya menggunakan SCP (Secure CoPy) software winscp untuk mengambil file tersebut atau download melalui fasilitas FTP MikroTiknya.

Hotspot login yang sudah di edit.

Nah khan agak cantik dikit, buat yang mau ngoprek hotspot loginnya harus ada sedikit ilmu otak atik gambar, sedikit ilmu html.
Semoga bermamfaat.