Posts Tagged ‘mikrotik’

RouterOS v3.26

Wednesday, July 15th, 2009

Wah sudah ada MikroTik RouterOSversi v3.26 apa yang baru yah!

Ini dia perubahan RouterOSnya.

*) fixed hotspot problem – deadlock was possible on multi-processor routers;
*) fixed problem – it was possible for RouterBOARD to loose configuration
after upgrade to RouterOS version 3.25;
*) added MetaROUTER support on RB1000;
*) using pptp and eoip tunnels simultaneously could crash router;
*) api – “comment” property was not accessible, fixed;
*) console, api – fixed handling of decimal fractions in time interval values;
*) bonding interfaces could sometimes disappear after reboot;
*) changed mesh protocol to send routing packets to broadcast address;
*) automaticly add ppp client interface when GPRS/3G modem is plugged in;
*) added simple/advanced mode to ppp client in WinBox;
*) added support for Huawei E1550 UMTS/HSDPA modem;
*) added support for Cricket Wireless A600 modem;
*) added support for yet another Globetrotter HSDPA modem;
*) added support for Sony-Ericson MD300 modem;
*) added support for ZTE MF626 & MF627 modems;

Silahkan download RouterOSnya disini

Netinstall MikroTik

Saturday, June 13th, 2009

mikrotik-logo

Awalnya MikroTik RB133C saya upgrade ke RouterOS buat mipsle yang versi 2.9.51, entah kenapa login via winbox terasa susah banget, di upgrade ke versi lebih tinggi juga nggak ngaruh, padahal versi yang lebih baru menu dan fiturnya bagus banget, tapi “apalah daya menyesal tiada guna” terpaksa di downgrade ke versi lama ke versi 2.9.46, setelah saya downgrade MikroTik Rb133C saya normal kembali (kenapa yah?).

Untuk mendowngrade memerlukan :

Tautan situs : www.mikrotik.com

Selamat mencoba

Warning! resiko dan kesalahan instalasi, upgrade, downgrade adalah tanggung jawab anda!

Torch MikroTik

Tuesday, May 26th, 2009

Sudah 2 minggu ini bandwidth dikampus terasa lambat dari biasanya. Selain virus terus menyebar di jaringan dan ada juga aktifitas scanning jaringan secara berlebihan. Tetapi faktor utama adalah bandwidth yang telah melebihi batas maksimum dari bandwidth yang tersedia, user pun mengakses ke salah satu situs yang notabene bukan situs yang berbau pendidikan, yah semacam situs hiburan gitulah (i don’t know).

Gimana kita dapat mengetahui user mana saja yang melahap bandwidth yang tidak bertanggung jawab seenaknya tidak mempedulikan hak-hak orang lain.

Di MikroTik ada tool bernama Torch (Realtime traffic monitor), tool ini buat mendeteksi aktifitas koneksi yang terjadi pada jaringan kita dengan mengimplementasikan tool ini di wilayah router atau bridge antara router dengan jaringan.

Tool tersebut secara umum dapat mengetahui nama protocol, asal alamat IP, tujuan alamat IP, port yang digunakan baik asal maupun tujuan port dan dapat juga mengetahui data rate dari aktifitas penggunaan bandwidth.

Cara menggunakannya dengan mengetikan baris perintah dibawah ini pada menu console MikroTik anda dan pilih interface mana yang akan anda “Torch”.

[admin@MikroTik] tool> torch ether1 protocol=any-ip port=any

Perintah diatas akan memonitor interface ether1 (sesuikan dengan interface anda) dengan seluruh ip yang ada pada jaringan dan seluruh port yang ada pada jaringan.

torch-inet-backbone

Setelah kita monitor kita akan mengetahui ip mana yang menggunakan bandwidth secara berlebihan dan port apa saja yang diakses oleh pengguna, jika tujuan ip tidak sesuai dengan ketentuan atau aturan kita bisa mem”banned” ip atau membatasi bandwidth asal atau tujuan ip pada sisi router, supaya bandwidth yang tersedia tidak habis dan bandwidth yang tersedia dapat berbagi dengan yang lain.

Semoga bermamfaat..